Nyanyian Malam

DIALOG KUNANG-KUNANG & KATAK

KALA GELAP DATANG DAN MENGHAMPIRI,
SESUNYI LEMBAH PUNCAK GUNUNG TOMBA,
SEGELAP BAYANGAN HITAM YANG MENYELIMUTI TELUK WAWORADA,
SEMERDU NYANYIAN MALAM LENTERA DARI JIWA DI PULAU SURA’

TIADA YANG BERTANYA UNTUK SIAPA DIA BERNYANYI,
TIADA YANG BERPIKIR, MENYINARI SIAPA DENGAN LENTERA HIDUPNYA ITU,
KATAK PERCAYA BAHWA KEKASIHNYA TENGAH MENDENGARKAN,
KUNANGPUN MEYAKINI BAHWA SINAR LENTERANYA TIDAK BERAKHIR DENGAN SIA-SIA,

NANG, DENGAN SINAR INDAH MU ITU, MALAM INI MENJADI MILIK MU,
LAYAKNYA ENGKAU DOK, NYANYIANMU MENGANTARKAN MALAM INI DENGAN DAMAI,
AKU TERUS BERNYANYI NANG, HINGGA NADA-NADA MENGALIR BERSAMA MIMPI KU,
JIKA TERLIHAT SINARKU MULAI MEREDUP DOK, FAJAR MERAHPUN TENGAH MENGIBAS.

Oleh: Rehan Mulyadin
Iklan

The Power Of Mind

Semangat Itu Kekuatan yang Absolud
Oleh: Rehan Mulyadin

Dikala dunia menghimpit dengan semua tantangan yang ada,
Hidup kita pun memberi alasan yang sama untuk tetap bertahan,
Termenung; “Manusia berada pada pusat 4 elemen yang esensial”,
Air membasahi, Api membakari, Angin meniupi, & Tanah menumbuhi.

Kita banyak diperkenalkan pada Teks kusam tentang kisah & legenda,
Juga bukan berarti catatan tentang kehebatan milik mereka yang absolud,
“Pemuda pasir mengukur jarak dengan gadis yang dicintainya”,
“Gadis salju mengabdikan cintanya dalam raga beku kekasihnya”,
“Ketika Catatan Harian Iblis menyatakan Cinta pada Malaikat”.

Ada tirai Imaginer yang memisahkan antara logika & Cinta,
Ayat-ayat tentang cinta pun menguraikan hingga menembus batas Nalar berpikir untuk itu,
Tersadar; “Ada kekuatan Absolud dibalik Semangat!”
Tidaklah Bijak menghunus Belati untuk merenggut Perisai dari-Nya.

Syair dari Intuisi

MELODI DARI TANAH GERSANG
Oleh: Rehan Mulyadin

AIR MATA DARI PARA PENJAHAT,
KEHORMATAN DARI PENDOSA LICIK, 
HEMBUSAN NAFAS CINTA DARI INSAN YANG PATAH HATI,
MENANTI KARMA DARI RUMAH JAGAL.

TIADA KEJERNIHAN YANG DIPEROLEH DARI BUTIRAN AIR,
HINGGA DIPEROLEH DARI BENINGNYA TETESAN AIR MATA TULUS PARA MUSAFIR YANG TERILHAMI,
ANDAIKAN PAHALA DAN DOSA ITU BERTEBARAN BAGAI KUPU-KUPU DI PEKARANGAN BUNGA,
HAKIM YANG BERINGASPUN TUNDUK DIDALAM HARGA DIRI DARI PENDOSA TERANIAYA,

MENGUBUR PARA PENGKHIANAT DAN PENDENGKIL DIBALIK SYAIR PEMBERONTAK CILIK,
BERSIMPUH HINGGA MELAMBAIKAN TANGAN PADA UKIRAN EMAS HIKAYAH KESOHORAN GANESHA,
BERPALING DARI KEARIFAN CINTA DEWI YUSTITIA,
TERSUNGKUR KETANAH HARAPAN BERTAFAKUR MENATAP LANGIT.

Surakarta,03 Maret 2018

Sosiolog Dari Nusa Tenggara

Kepulauan Nusa Tenggara Istilah Lain dari Gugusan Pulau-pulau Kecil di sebelah Timur Pulau Jawa, Atau Juga dikenal dengan Kepulauan Sunda Kecil. Nusa Tenggara terbentang mulai dari Sebelah Barat Pulau Bali sebelah Timur Pulau Timor, Kepulauan Tanibar Provinsi maluku dan Wilayah Negara Timor Leste sekarang secara Geografis, masuk dalam Wilayah Kepulauan Nusa Tenggara. 

Suku yang mendiami di Nusa Tenggara terdiri dari suku Sasak Dari Lombok, Suku Mbojo Dari Bima Dan Dompu, Suku Samawa Dari Sumbawa, Suku Manggarai Riung Dari Manggari, Suku Sabu (Sawu, Savu) Dari Kupang, Suku Sumba Dari Pulau Sumba, Suku Lamawohong Dari Pulau Solor,  Suku Kedang Dari Flores Timur,  Suku Deing Dari Alor, Suku Rote  Dari Rote Ndao, Suku Ngada Dari Bajawa, Suku Dawan Dari Kupang, Suku Kemak Dari Belu, Suku Alor Dari Alor, Suku Ende Lio Dari Ende, Suku Sumba Dari Sumba, Suku Tetun Dari Belu, Suku Kui Dari Alor.

Tentunya mengenal Nusa Tenggara, Penuh dengan keindahan daerah Wisata Alamnya yang Terkenal, Salah satunya Pulau Komodo, Pantai Lakey, Pulau Satonda, dan lainya. akan tetapi hal ini cenderung ditutupi oleh keberadaan pemberitaan dan keadaan yang terjadi, seiring dengan Keragaman Suku dan Budaya, Nusantara Juga sering mengalami konflik sosial, tangok saja Nusa Tenggara Barat. Berlangsung Konflik komunal Antar Warga. Konflik antar warga atau konflik yang melibatkan massa antar desa di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tahun 2008 terjadi sebanyak 56 kasus atau 6,13%, sementara tahun 2011 mengalami peningkatan, terdapat 68 kasus atau 6,27%, sementara pada tahun 2014 konflik yang melibatkan massa terus meningkat hingga 76 kasus atau 6,66%, setidaknya konflik tahun 2008 melibatkan 30 kelompok/komunitas masyarakat dan 23 desa/kelurahan yang berkonflik, tahun 2011 melibatkan 40 kelompok warga dan 31 desa/kelurahan yang berkonflik. Sementara Tahun 2014 konflik massal di NTB melibatkan 33 kelompok warga dan 42 desa/kelurahan, terdapat 4 kasus perkelahian warga dengan aparat keamanan dan 2 kasus konflik antara warga dengan pemerintah.  (data Statistik criminal tahun 2016).

Berdasarkan data hasil sensus penduduk sejak tahun 2013 hingga tahun 2015 korban kekerasan sosial di Indonesia mencapai 2,43 juta orang pada tahun 2013, terus meningkat menjadi 2,66 juta orang pada tahun 2014, dan pada tahun 2015 menurun menjadi 2,64 juta orang. Perkelahian antar kampung atau konflik antar desa di Indonesia Pada periode tahun 2008 hingga 2014 membuat kita lebih tercengang lagi, pada tahun 2008 konflik antar desa terjadi pada 2.300 desa/kelurahan, sementara tahun 2011 melibatkan  sebanyak 2.500 desa/kelurahan, dan pada tahun 2014 konflik antar desa meningkat menjadi 2.800 desa/kelurahan (BPS: Data Statistik criminal 2016).

Nusa Tenggara dengan Banyaknya Gugusan Pulau-pulau kecil yang indah, dan beragam suku, dan Budaya. harus kita selamatkan dari Berbagai Potensi yang bersifat Desatruktif kedepanya.

 

Oleh: Rehan Mulyadin

(Rabu, Nusa Tenggara29 Maret 2018)